Posts

Showing posts from 2022

Momok Lelah atau Menyerah

Hari ini lelah itu seperti momok menyeramkan Terkadang kita ada di fase harus bicara namun diri penuh noda Terlihat namun mengharap tak terpandang itu berat Ringan melangkah pada hal yang tak diingin hampir mustahil Bertahan dengan tanpa cinta membuat lelah mejadi makanan setiap detiknya  Berlebihan memang, tapi nyatanya kita sering teringat untuk berhenti Bertanggung jawab atas apa yang rasanya dipaksa Lain cerita jika itu jalan yang kita terpaksa Mungkin diri yang bergerak Mungkin masih ada harap baik-baik saja Jika oranglain yang menyeru kemudian kita tak mampu berhenti Melangkah maju pun seolah membentuk kemunafikan diri Kenapa bisa manusia yang menggerakkan, bukan hati ? Niat membantu jadi ladang orang lain menginjak dengan status yang tak bisa dilepas Aahh, lemah.  Tapi bukankah generasi strowberi itu adalah kamu ?  Perasaan jadi standart, berjalan dengan kebenaran itu pilihan  bukan tujuan.  Nyatanya kita masih perlu sekali lagi bahkan berulang Untuk mend...

Hilang

Image
 Saat seperti ini setiap teori indah tiba-tiba menghilang Bait-bait yang sempat tersusun rapi pergi entah kemana Hampir tak ada satu katapun yang bisa tertulis Hanya rasa binggung dan perasaan tertahan ingin melukiskan dalam tulisan  Tapi entah apa? bagaimana? Saya tau kuncinya, tapi langkahnya tetap sama Hingga berujung hilangnya kata Dan penyesalan pada akhirnya Bait-bait syair yang berarti dan telah tersusun rapi kini pergi Mencarinya seperti jarum dalam tumpukan jerami Bertumpuk ingatan dan keinginan Tak lagi mungkin menemukan kata indah yang pernah kita fikirkan Semua sirna hanya karna satu perbuatan saja Mau ku bisikkan itu apa? #Menunda

Tembok Tanpa Pintu

Terkadang kita membaca dan mendengar banyak kalimat indah Namun seperti tembok tanpa pintu Kita tak menemukan jalan atas setiap pertanyaan  Setiap baitnya hanya berputar dalam realitas kenyataan dan perasaan Bukan jawaban tentang apa dan harus bagaimana  Bukan juga jawaban untuk masa depan yang kita impikan  Terkadang jawaban itu muncul dari hal yang tak kita inginkan  Dari seseorang yang tak melekat di hati Atau bacaan yang tak sengaja menjadi literasi Namun membawa berkahnya sendiri Terlepas apapun itu, guru ku pernah berkata  Setiap solusi atas setiap pertanyaan  Akan terjawab dengan mempelajari Islam Selama ini mungkin kita terlalu banyak bermain dengan rasa Lupa, ada Akal yang harus di nutrisi agar tak teracuni  Oleh ide yang tak seorang muslim harusnya miliki Kita terlalu banyak bermain dengan hati  Hingga lebih nyaman pada puisi Dari pada kritik yang membangun diri  Coba ingat, mungkin galau kita bukan karna kurang literasi Namun kuran...